Promosi Penjualan Kejutan Arnold Schwarzenegger: Mengapa Dia Mendorong Bahan Bakar Saat Menjual Kendaraan Listrik

13

Terkadang Anda harus bertindak besar untuk menyampaikan maksud Anda. Itulah logika di balik aksi kamera tersembunyi baru-baru ini di California. Tujuannya sederhana: menguji seberapa termotivasi pembeli saat beralih ke kendaraan listrik. Metodenya? Mintalah seorang pendukung legendaris mesin pembakaran internal untuk mencoba membujuk mereka agar tidak bertindak ramah lingkungan.

Masukkan Arnold Schwarzenegger.

Mantan gubernur itu tidak muncul dengan setelan jas. Dia muncul sebagai penjual mobil bekas bernama Howard Kleiner. Dia bekerja untuk Veloz, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di California. Misi mereka adalah mempercepat penerapan kendaraan tanpa emisi di seluruh Amerika Serikat. Pengaturannya tidak masuk akal. Sepasang suami istri muda masuk ke dalam dealer. Mereka menginginkan SUV listrik BMW. Karakter Schwarzenegger membalas dengan menggelindingkan Hummer yang berasap dan menderu.

Kontras ini memang disengaja. Suaranya saja sudah cukup membuat orang meringis.

“Anda ingin para tetangga terkesan?” dia bercanda. “Itu testosteron.”

Itu lucu. Tapi itu juga merupakan tes stres. Para aktor yang berperan sebagai pelanggan bersiap untuk membeli EV. Mereka mengharapkan dukungan. Sebaliknya, mereka mendapatkan pembela iblis. Schwarzenegger memainkan peran tersebut dengan keyakinan yang berlebihan. Dia menggunakan setiap klise terhadap mobil listrik untuk melihat apakah pembeli akan mundur.

“Kredit Pajak atau Kredit Jalanan?”

Dialog tersebut mengungkap banyak hal tentang alasan orang membeli mobil listrik. Ini bukan hanya tentang menghemat uang. Ini tentang status. Ini tentang menjadi bagian dari sebuah gerakan.

Ketika seorang pelanggan bertanya tentang kredit pajak federal untuk kendaraan listrik, Schwarzenegger menjawab dengan tegas.

“Apakah Anda ingin kredit pajak atau Anda ingin kredibilitas jalanan?” dia bertanya.

Dia membingkai pilihan sebagai salah satu dari dua nilai. Salah satunya adalah kehati-hatian finansial. Yang lainnya adalah sinyal sosial. Dia mendorong lebih jauh. Dia berpendapat bahwa polusi bensin sebenarnya merupakan hal yang baik. Alasannya? Ini membantu mengendalikan pertumbuhan populasi.

Itu sungguh keterlaluan. Hal ini dirancang untuk memprovokasi. Namun untuk kampanye Veloz, hal ini berhasil pada berbagai tingkatan. Ini menyoroti absurditas argumen anti-EV. Hal ini juga menunjukkan bahwa pembeli menyadari pokok pembicaraan ini. Mereka tidak hanya mengangguk saja. Mereka mempunyai pendapat yang kuat.

Ahli Lingkungan yang Menyamar

Sangat mudah untuk melupakan bahwa Schwarzenegger bukan hanya seorang pahlawan aksi. Dia adalah gubernur California dari tahun 2003 hingga 2011. Selama waktu itu, dia menandatangani beberapa peraturan lingkungan hidup yang paling ketat di negara tersebut. Dia tidak hanya berbicara tentang perubahan iklim. Dia bertindak berdasarkan hal itu.

Saat ini, ia memimpin R20, sebuah organisasi global yang berjuang melawan perubahan iklim. Jadi mengapa sandiwara itu?

Karena dakwah langsung tidak selalu berhasil. Orang-orang akan menahan diri ketika mereka merasa diserang. Namun saat Anda menempatkannya dalam situasi yang konyol, Anda akan melihat warna aslinya. Anda lihat apa yang lebih mereka pedulikan.

Kampanye ini bukan hanya tentang menjual mobil. Ini tentang mengungkap psikologi di balik pembelian tersebut.

Mengapa Aksi Ini Penting

Kebanyakan orang berasumsi bahwa jika Anda muncul untuk membeli kendaraan listrik, Anda sudah terjual. Video ini membuktikan anggapan itu salah. Pembeli membutuhkan penguatan. Mereka perlu mendengar bahwa pilihan mereka tidak hanya “benar”, namun juga bermanfaat secara sosial.

Penampilan Schwarzenegger menyoroti gesekan tersebut. Dia menunjukkan rentang kecemasan. Kesenjangan infrastruktur pengisian daya. Semakin tinggi biaya di muka. Namun ia juga membeberkan lemahnya logika dalam pengaduan tersebut.

Hummer bukanlah rekomendasi. Itu adalah cermin.

Bagi Veloz, video berfungsi sebagai alat. Hal ini menunjukkan kepada calon pembeli bahwa dorongan terhadap kendaraan listrik sangatlah serius.