Infiniti memulai strategi kebangkitan yang terfokus, yang bertujuan untuk merebut kembali pangsa pasar dengan meluncurkan satu model baru setiap tahun selama tiga tahun ke depan. Wakil Presiden Infiniti Amerika, Tiago Castro, menguraikan rencana tersebut pada acara industri baru-baru ini, menekankan konsistensi dan pengembangan produk yang ditargetkan sebagai kunci pemulihan merek.
Dari Penurunan ke Pertumbuhan Terfokus
Penjualan Infiniti di AS anjlok dari lebih dari 150.000 unit pada tahun 2017 menjadi hanya 58.070 pada tahun 2024 — penurunan 10% dari tahun sebelumnya. Penghentian produksi SUV QX50 dan QX55 membuat jajaran produk SUV tersebut menjadi ramping, namun Castro berpendapat bahwa justru itulah intinya. Ketidakkonsistenan Infiniti dalam hal arah merek di masa lalu menyebabkan terhentinya rangkaian produk, sehingga tertinggal dari pesaingnya. Daripada mencoba mencakup setiap segmen pasar, pendekatan baru ini memprioritaskan kendaraan yang lebih sedikit dan berdampak lebih besar.
Peta Jalan Produk: 2026-2028
Perubahan haluan dimulai pada 2026 dengan QX65, SUV dua baris yang dibuat di fasilitas Nissan di Smyrna, Tennessee. Model ini, yang ditampilkan dengan konsep QX65 Monograph, akan memadukan desain ramping seri FX lawas dengan kepraktisan modern, bersaing langsung dengan Lexus RX.
Pada 2027, Infiniti akan mengejutkan para penggemar dengan sedan sport baru yang dimaksudkan untuk menggantikan Q50 yang dihentikan produksinya. Castro mengakui bahwa permintaan terhadap sedan telah berkurang, namun tanggapan konsumen yang kuat (termasuk seruan untuk kembali ke semangat G35) mendorong keputusan tersebut. Perusahaan ini condong ke arah tata letak penggerak roda belakang dan bahkan mungkin menawarkan transmisi manual, meskipun rincian pastinya masih belum dikonfirmasi.
Penggerak volume hadir pada 2028 : SUV hybrid kompak yang dibuat di Tennessee, menggunakan platform Nissan Rogue namun dengan diferensiasi yang signifikan. Model ini akan menampilkan teknologi e-Power Nissan – mesin bensin yang bertindak sebagai generator untuk motor listrik – menjanjikan performa dan kehalusan senyap yang diharapkan dari sebuah kendaraan mewah.
Pertanyaan EV dan Potensi Spin-Off
Yang paling absen dari rencana jangka pendek adalah kendaraan listrik sepenuhnya, meskipun sebelumnya ada penyebutan SUV EV. Castro menyatakan bahwa Infiniti “masih mengevaluasi formula yang tepat” untuk kendaraan listrik, dan menyarankan pendekatan yang hati-hati saat pasar semakin matang.
Infiniti juga mempertimbangkan varian SUV QX80, termasuk versi yang berfokus pada off-road (Terrain Spec) dan performa tinggi (Track Spec). Tanggapan dari dealer sangat mendukung Track Spec, dengan 78% suara mendukung pada pertemuan baru-baru ini.
Melihat ke Depan
Infiniti menargetkan penjualan 100.000 unit pada tahun 2029, bertepatan dengan ulang tahun merek tersebut yang ke-40. Kapasitas produksi AS yang ada di fasilitas Nissan Smyrna dan Canton cukup untuk mendukung pertumbuhan ini. Dengan berfokus pada model yang lebih sedikit dan lebih strategis, Infiniti berharap dapat menghidupkan kembali daya tarik kemewahannya dan membalikkan penurunan penjualan baru-baru ini. Peluncuran QX65 tahun depan akan menandai langkah pertama dalam rencana comeback yang ambisius ini.























