Geely telah mengajukan versi baru jarak jauh dari Galaxy A7 plug-in hybrid ke regulator Tiongkok, yang menandakan peningkatan signifikan dalam kemampuan berkendara serba listrik. Model yang diperbarui ini dilengkapi baterai yang jauh lebih besar, sehingga meningkatkan jangkauan listrik murni tersertifikasi menjadi 175 kilometer (108 mil) berdasarkan standar pengujian CLTC Tiongkok. Langkah ini menempatkan Geely untuk bersaing lebih agresif di pasar hybrid plug-in Tiongkok yang berkembang pesat.
Desain dan Dimensi
Galaxy A7 jarak jauh mempertahankan gaya eksterior ramping yang diperkenalkan pada model standar pada Agustus 2025. Ini mencakup gril depan tertutup dengan lampu DRL terintegrasi, siluet fastback, dan lubang knalpot tersembunyi—semua ciri estetika sub-merek Geely Galaxy. Dimensi keseluruhan kendaraan tetap tidak berubah: panjang 4.918 mm, lebar 1.905 mm, dan tinggi 1.495 mm, dengan jarak sumbu roda 2.845 mm.
Baterai dan Performa
Peningkatan utamanya adalah baterai litium besi fosfat (LFP) 28,3 kWh yang lebih besar. Ini menggantikan opsi 8,5 kWh dan 18,4 kWh yang tersedia di jajaran Galaxy A7 asli. Peningkatan kapasitas secara langsung berarti jangkauan listrik yang diperpanjang hingga 175 km, meskipun hal ini juga menambah bobot, menjadikan bobot trotoar menjadi 1.775 kg—peningkatan nyata dari model dasar yang 1.599 kg.
Powertrainnya terdiri dari mesin hybrid plug-in 1,5 liter yang menghasilkan tenaga 82 kW. Meskipun detail motor listrik spesifiknya belum dipublikasikan, Galaxy A7 standar menggunakan motor yang mampu menghasilkan tenaga hingga 175 kW. Baterai yang lebih besar juga mendukung pengisian daya DC cepat, memungkinkan pengisian ulang 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 18 menit.
Konteks Pasar dan Persaingan
Galaxy A7 standar dihargai antara 89.800 dan 125.800 yuan (kira-kira $12.300 hingga $17.190 USD) saat diluncurkan, secara langsung menantang pesaingnya seperti BYD Qin L DM-i. Varian jarak jauh menunjukkan bahwa Geely bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengemudi listrik di segmen ini, menarik bagi konsumen yang memprioritaskan pengoperasian bebas emisi yang lebih lama.
Pengajuan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) merupakan langkah regulasi standar, yang berarti tanggal peluncuran pasar resmi dan harga masih menunggu keputusan. Namun, hal ini menegaskan komitmen Geely untuk memperluas daya tarik Galaxy A7 dalam lanskap hybrid plug-in yang kompetitif.
Keputusan Geely untuk memperkenalkan Galaxy A7 jarak jauh menggarisbawahi meningkatnya permintaan akan kendaraan listrik yang lebih luas di Tiongkok. Langkah ini dapat memberikan tekanan pada pesaing untuk mengikuti jejaknya, sehingga mempercepat transisi menuju kendaraan hibrida plug-in yang lebih efisien dan berkelanjutan.






















