Pada tahun 1927, produsen mobil beralih menggunakan kaca pengaman laminasi untuk kaca depan. Tanggal ini penting. Sebelumnya, kaca depan yang pecah berarti pecahan yang beterbangan. Itu berarti masalah dan biaya perbaikan.
Strukturnya adalah sandwich. Dua lembar kaca menjebak lapisan tipis polivinil butiral (PVB). Film plastik transparan ini adalah bintangnya. Kaca bisa pecah jika terkena benturan. PVB menahan bagian-bagian pada tempatnya. Ini menyerap energi. Itu membentang tanpa robek. Hal ini mencegah kaca menjadi benda terbang di dalam mobil.
Itu juga merupakan penghalang. Kaca pengaman laminasi lebih sulit pecah dibandingkan kaca jendela biasa. “Struktur sandwich” ini memungkinkan penumpang untuk tetap berada di dalam kendaraan jika terjadi terguling. Prinsip ini juga terlihat pada brankas bank. Kaca antipeluru menggunakan beberapa lapisan kaca laminasi untuk menghentikan benda terbang.
Manfaat tersembunyi dari laminasi kaca mobil
Selain keselamatan, kaca pengaman laminasi memiliki dua keunggulan unik untuk berkendara sehari-hari.
Pertama, memblokir suara frekuensi tinggi. Anda mungkin tidak langsung merasakan pengurangan suara, tetapi ini mengurangi kebisingan jalan dan angin. Ini bertindak sebagai perlindungan diam-diam.
Kedua, menyaring cahaya. Kaca pengaman berlaminasi menghalangi 97% sinar UV. Kulit dan pelapis interior Anda lebih sedikit mengalami kerusakan akibat sinar matahari. Ini bermanfaat bagi kulit dan dasbor Anda.
Dimana lagi kaca ini muncul?
Anda mungkin tidak menyadarinya, tapi kaca pengaman laminasi ada di mana-mana dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini bukan hanya tentang mobil.
- Termometer : Lapisan pelindung termometer digital biasanya terbuat dari kaca laminasi.
- Talenan : Beberapa papan dapur tugas berat menggunakan ini untuk menambah daya tahan.
- Rumah Kaca : Jendela di sini harus dapat menyatu jika terkena hujan es atau puing.
- Kamar mandi : Saat basah dan licin, keselamatan adalah yang terpenting.
- Partisi Kantor : Layar privasi, tidak akan pecah dan menimbulkan bahaya jika terbentur.
Bahan ini juga mencegahnya terjatuh dari rangka jika terjadi kejadian ekstrem seperti gempa bumi atau angin puting beliung. Itu tetap ada. Ini menyatukan struktur.
Kaca tempered: Sisi Lain Keamanan
Kaca laminasi bukan satu-satunya kaca pengaman untuk mobil. Jendela samping dan belakang menggunakan kaca pengaman tempered. Ini adalah sepotong kaca, bukan laminasi.
Prosesnya berbeda. Gelas dipanaskan sampai suhu tinggi. Lalu biarkan dingin segera. Kejutan termal ini menyebabkan material mengeras. Kaca tempered lima hingga sepuluh kali lebih kuat dari kaca tanpa temper.
Mode kegagalan adalah perbedaan utamanya. Kaca biasa pecah menjadi potongan-potongan yang tajam dan bergerigi. Kaca tempered meledak menjadi kerikil kecil dan kusam. Bagian-bagian ini tidak memiliki tepi yang tajam. Kecil kemungkinannya menyebabkan laserasi yang dalam. Inilah sebabnya mengapa jendela samping Anda mengalami temper. Dalam keadaan darurat, Anda dapat memecahkannya. Pecahan ini tidak berbahaya dibandingkan dengan pecahan kaca biasa yang bergerigi.
Tempering kimia juga digunakan untuk kacamata. Ini memperkuat kaca tanpa proses termal.
Aplikasi non-otomotif
Kaca pengaman tempered banyak digunakan dalam aplikasi yang mengutamakan kekuatan dan keamanan.
- Layar komputer : Layar biasanya diperkeras agar tahan terhadap benturan.
- Liquid Crystal Display (LCD) : Meningkatkan daya tahan panel.
- Skylight : Diperlukan untuk meredam dampak benda jatuh dan puing.
- Rak Kulkas : Rak kaca dapat menyimpan barang berat tanpa mudah pecah.
- Pintu oven : Harus tahan terhadap perubahan suhu ekstrem.
- Storm Door : Melindungi dari cuaca dan benturan.
