Volvo akan memperkenalkan kendaraan listrik buatan China, EX90 dan ES90, pada acara ulang tahun ke-99 pada tanggal 15 April. Peluncuran ini menandai langkah signifikan dalam strategi elektrifikasi Volvo, khususnya di pasar penting Tiongkok. EX90, pertama kali terlihat dalam pengajuan peraturan lebih dari setahun yang lalu, dan ditinjau pada tahun 2022, akhirnya akan memasuki produksi untuk konsumen Tiongkok.
EX90: SUV yang Terinspirasi Kapal Pesiar
EX90 dibangun di atas platform SPA2 Volvo dan mengusung ciri khas desain merek tersebut. Kendaraan ini dilengkapi gril tertutup, lampu depan “Thor’s Hammer”, dan lampu LED DRL yang terintegrasi secara vertikal. Profil sampingnya menonjolkan gagang pintu tersembunyi dan garis desain yang terinspirasi oleh estetika kapal pesiar. Dengan koefisien drag sebesar 0,29 Cd, EX90 bertujuan untuk efisiensi aerodinamis, dan akan tersedia dengan opsi eksterior dua warna.
Dimensi utama: 5037mm (panjang), 1964mm (lebar), 1742mm (tinggi) dengan jarak sumbu roda 2985mm.
Powertrain EX90 akan ditawarkan dalam dua varian:
- Daya rendah: 232hp (motor depan) + 170hp (motor belakang)
- Tenaga tinggi: 241hp (motor depan) + 268hp (motor belakang)
Kedua konfigurasi akan menggunakan baterai lithium ternary.
ES90: Performa Listrik Generasi Berikutnya
ES90 menampilkan bahasa desain terbaru Volvo, menekankan profil yang ramping dan dinamis. Bagian depan dilengkapi gril tertutup, dan lampu depan “Thor’s Hammer” kini menggunakan desain matriks. Khususnya, ES90 akan tersedia dengan sistem LiDAR opsional untuk bantuan pengemudi tingkat lanjut. Model yang dilengkapi LiDAR mencakup satu sensor LiDAR, radar gelombang lima milimeter, tujuh kamera, dan dua belas sensor ultrasonik, semuanya didukung oleh chip ganda Nvidia Drive AGX Orin yang menghasilkan daya komputasi 508 TOPS.
Dimensi: 5000mm (panjang), 1942mm (lebar), 1547mm (tinggi) dengan jarak sumbu roda 3102mm.
ES90 juga merupakan model pertama Volvo yang dibangun pada platform tegangan tinggi 800V, yang menghasilkan peningkatan signifikan pada sel baterai, sistem penggerak listrik, inverter, sistem pengisian daya, dan manajemen termal. Platform ini memungkinkan pengisian daya dari 10% hingga 80% hanya dalam 20 menit dengan daya maksimum 350kW, sehingga mencapai jangkauan pengisian daya tunggal melebihi 700 km.
Volvo memprioritaskan pengisian daya cepat dan jarak jauh dengan ES90, yang secara langsung menjawab permintaan konsumen utama di pasar kendaraan listrik yang kompetitif.
Mengapa Ini Penting
Langkah Volvo di Tiongkok sangatlah penting. Pasar kendaraan listrik Tiongkok adalah yang terbesar dan paling cepat berkembang di dunia. Meluncurkan model seperti EX90 dan ES90 secara lokal sangat penting agar Volvo tetap kompetitif melawan pesaing domestik seperti BYD, Nio, dan Xpeng. Penundaan yang lama dalam menghadirkan EX90 ke Tiongkok, sebagaimana dicatat oleh para pengamat industri, merupakan hal yang tidak biasa mengingat kecepatan pasar. Teknologi canggih kendaraan ini, khususnya integrasi LiDAR ES90 dan kemampuan pengisian cepat, menempatkan Volvo sebagai pesaing kendaraan listrik premium.
Peluncuran ini menandakan komitmen Volvo terhadap elektrifikasi di pasar kendaraan listrik terpenting secara global. Waktunya sangat penting karena peraturan Tiongkok berkembang pesat, dan preferensi konsumen beralih ke fitur-fitur canggih dan jangkauan yang lebih panjang.
