Volvo sedang mengevaluasi perpindahan ke segmen SUV ukuran penuh di Amerika Serikat, yang berpotensi menantang dominasi merek mewah Amerika seperti Cadillac. CEO perusahaan, Håkan Samuelsson, mengonfirmasi dalam pengarahan baru-baru ini bahwa diskusi sedang berlangsung mengenai SUV tiga baris yang lebih besar yang diposisikan di atas XC90 saat ini.
Permintaan SUV Besar Tetap Tinggi
Keputusan ini diambil ketika Volvo mengkaji ulang strategi produknya, khususnya untuk Amerika Serikat dan Tiongkok, dimana permintaan akan SUV yang luas dan premium masih tetap tinggi. Data Edmunds menunjukkan tren penting: 11% pemilik EX90 menukar SUV ukuran penuh – tingkat pembelotan tertinggi dalam sejarah kendaraan. Hal ini menunjukkan bahwa Volvo jelas tidak memiliki segmen konsumen saat ini.
Geely Tech Dapat Mendorong Ekspansi Volvo
Volvo mungkin memanfaatkan sumber daya dari perusahaan induknya, Geely, untuk mempercepat pengembangan. Merek listrik Geely, Zeekr, sudah menawarkan SUV 9X tiga baris, yang dapat menjadi platform untuk model baru Volvo. Zeekr 9X menawarkan spesifikasi yang mengesankan: tenaga hingga 1.381 tenaga kuda, jangkauan listrik 236 mil, dan kemampuan pengisian daya ultra cepat (20-80% dalam waktu kurang dari 10 menit).
Fokus Hibrid
SUV Volvo yang potensial diharapkan menjadi hibrida plug-in, yang berpotensi menawarkan berkendara listrik sekitar 100 mil. Samuelsson menggambarkan model masa depan ini memberikan pengalaman berkendara “seperti mobil listrik” dengan akselerasi cepat dan pengoperasian yang senyap. Volvo akan memproduksi mobil hybrid baru di pabriknya di Carolina Selatan, bersama dengan EX90 dan Polestar 3.
Mengapa Ini Penting
Langkah ini menandakan perubahan dalam strategi Volvo untuk memenuhi permintaan pasar tertentu. Minat masyarakat AS terhadap kendaraan berukuran besar sepertinya tidak akan berkurang, dan masuknya Volvo dapat mengganggu lanskap SUV mewah. Zeekr 9X menunjukkan bahwa Volvo memiliki akses terhadap teknologi yang dibutuhkan untuk bersaing secara efektif, termasuk sistem hybrid canggih dan infrastruktur pengisian cepat. Jika Volvo berkomitmen, mereka bisa menjadi pesaing serius di segmen yang sudah lama didominasi oleh produsen mobil Amerika dan Jerman.























