Kendaraan listrik Volvo EX30 akan segera memungkinkan pemilik untuk memberi daya pada perangkat eksternal langsung dari baterainya, berkat kemampuan Vehicle-to-Load (V2L) yang akan datang. Fitur tersebut, yang akan diluncurkan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air mulai akhir tahun ini untuk model 2026, juga akan tersedia untuk pemilik di Australia.
Kendaraan-ke-Muat Dijelaskan
Vehicle-to-Load (V2L) mengubah EV menjadi sumber listrik seluler, memungkinkan pengguna menyambungkan dan menjalankan peralatan atau mengisi daya perangkat menggunakan baterai mobil. Ini sudah tersedia pada model seperti Hyundai Ioniq 5, BYD Atto 3, dan Kia EV6, dan kini Volvo mengikuti tren tersebut dengan EX30.
Peluncuran dan Waktu Australia
Volvo Australia telah mengonfirmasi bahwa pembaruan V2L akan menjangkau EX30 lokal. Meskipun waktu pastinya belum diumumkan, diperkirakan akan tiba pada paruh kedua tahun 2026.
Pembaruan Global Lainnya Tidak Akan Hadir di Australia
Namun, pembeli Australia akan melewatkan peningkatan lain yang diluncurkan di pasar seperti Inggris. Ini termasuk antarmuka infotainment yang didesain ulang dengan opsi penyesuaian dan varian EX30 entry-level yang lebih terjangkau dengan baterai lebih kecil 51kWh dan motor 110kW, diklaim menawarkan jangkauan 339km. Selain itu, versi Cross Country motor tunggal kedua yang diumumkan untuk Inggris tidak akan tersedia secara lokal.
Model EX30 Saat Ini di Australia
Saat ini, Australia menawarkan tiga nilai EX30:
- Perkotaan: $59.990 (sebelum biaya perjalanan) dengan powertrain penggerak roda belakang 200kW dan jangkauan 462km.
- Plus: Juga dengan penggerak roda belakang 200kW dan jangkauan 462km.
- Lintas Negara: Penggerak semua roda 315kW dengan jangkauan 417km.
Volvo Australia belum memiliki rencana untuk memperluas jajaran produk lokal dengan kelas model tambahan atau opsi powertrain.
Ringkasannya: EX30 akan mendapatkan fungsionalitas V2L yang berharga di Australia pada tahun 2026, namun beberapa pembaruan lainnya—termasuk model yang lebih murah dan penyempurnaan interior—akan tetap eksklusif untuk pasar lain. Hal ini menyoroti peluncuran fitur secara bertahap di berbagai wilayah, di mana produsen mobil sering kali memprioritaskan pasar tertentu dibandingkan pasar lainnya.























