Merek Deepal dari Chongqing Changan Automobile telah mengeluarkan penarikan kembali keselamatan secara nasional yang mempengaruhi 218 unit model ‘Multitruck’ 2025 E07 di Australia. Masalah ini berpusat pada kelemahan keselamatan kritis : beberapa kendaraan diproduksi tanpa titik jangkar kursi anak di belakang tengah yang wajib, sehingga melanggar Peraturan Desain Australia (ADR) 34/03.
Apa Arti Penarikan Kembali
Cacat ini berarti kursi mobil anak tidak dapat dipasang dengan aman di posisi duduk tengah belakang kendaraan yang terkena dampak. Jika terjadi tabrakan atau pengereman mendadak, kursi anak yang tidak memiliki penahan dapat menimbulkan risiko cedera atau kematian yang parah bagi penumpangnya. Penarikan kembali ini menyusul penghentian sementara penjualan dan pengiriman minggu lalu, saat Deepal berupaya mengatasi masalah kepatuhan.
Masalah Dijelaskan
ADR 34/03 mewajibkan semua posisi tempat duduk belakang dengan sabuk pengaman memiliki titik tambatan atas untuk pengaman anak. Desain “multitruck” E07 yang unik, memungkinkan transformasi menjadi konfigurasi mirip ute, tidak mengecualikannya dari standar ini. Perusahaan mengonfirmasi bahwa cacat tersebut berasal dari kesalahan produksi di mana titik jangkar dihilangkan di beberapa unit.
Yang Perlu Dilakukan Pemilik
Deepal akan menghubungi pemilik kendaraan yang terkena dampak, mendesak mereka untuk menjadwalkan perbaikan gratis di dealer resmi. Namun, perusahaan belum mengonfirmasi kapan komponen yang diperlukan untuk perbaikan tersebut akan tersedia.
Pemilik dapat memeriksa apakah kendaraannya terkena dampak menggunakan daftar VIN (terlampir dalam pemberitahuan asli). Mereka juga dapat menghubungi Deepal Australia secara langsung di 02 9930 7800 atau melalui email di Deepal-Feedback@inchcape.com.au untuk bantuan lebih lanjut.
Penarikan kembali ini menyoroti pentingnya kontrol kualitas yang ketat dalam produksi kendaraan, khususnya terkait fitur keselamatan anak. Keterlambatan dalam pengadaan komponen menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan merek tersebut menghadapi permasalahan tersebut, yang dapat menunda perbaikan dan membahayakan pelanggan.
