Toyota Menarik Kembali Lebih dari 140.000 Prius Karena Risiko Terbukanya Pintu yang Tak Terduga

16

Toyota menarik kembali 141.286 kendaraan Prius dan Prius Prime (model tahun 2023–2026) karena cacat yang dapat menyebabkan pintu belakang terbuka secara tidak terduga saat berkendara. Masalah ini berasal dari kerusakan saklar pengunci pintu listrik yang rentan terhadap kerusakan akibat air, yang berpotensi menyebabkan korsleting dan pintu terlepas secara tidak disengaja.

Masalah: Air, Saklar, dan Pintu Terbuka

Kendaraan yang terkena dampak memiliki sakelar pengunci pintu belakang dengan segel yang dirancang untuk mencegah intrusi air. Namun, segel ini bisa rusak, terutama jika terkena air dalam jumlah besar – seperti saat mencuci mobil atau hujan deras. Membanting pintu hingga tertutup juga dapat memperburuk masalah, sehingga air dan bahan pembersih dapat melewati segel tersebut. Jika air mencapai komponen kelistrikan internal sakelar, dapat menyebabkan korsleting.

Menurut dokumen penarikan kembali yang diajukan ke Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), jika pintu tidak terkunci saat terjadi korsleting, pintu bisa terbuka secara tidak terduga. Meskipun Toyota melaporkan bahwa hanya tiga klaim garansi yang telah diajukan dan tidak ada kecelakaan yang terjadi akibat cacat ini, risiko cedera penumpang tetap menjadi kekhawatiran. Kendaraan akan menampilkan lampu peringatan dan bunyi bel, namun hal ini mungkin tidak menghalangi pintu untuk terbuka.

Yang Perlu Diketahui Pemilik Toyota

Toyota akan memberi tahu pemilik kendaraan yang terkena dampak paling lambat tanggal 29 Maret 2026, dan menginstruksikan mereka untuk membawa mobilnya ke dealer resmi untuk diperiksa dan diperbaiki. Dealer akan memperbaiki sakelar pintu yang rusak untuk mencegah pengaktifan yang tidak diinginkan jika terjadi kerusakan akibat air.

Penarikan kembali ini berlaku untuk model Prius hybrid standar dan model plug-in hybrid (Prius Prime) yang diproduksi antara tahun 2023 dan 2026. Pemilik dapat memeriksa kelayakan kendaraannya melalui situs web layanan Toyota atau dengan menghubungi dealer setempat.

Penarikan kembali ini menyoroti pentingnya pengendalian kualitas dalam sistem kelistrikan otomotif, khususnya pada komponen yang terkena faktor lingkungan. Meskipun cacat ini belum menyebabkan insiden yang meluas, potensi cedera serius menunjukkan perlunya tindakan perbaikan segera.