Nissan Bangkitkan Nama ‘Terrano’ dengan Konsep PHEV Baru di China

2

Nissan menjadi pusat perhatian di Beijing Auto Show dengan meluncurkan dua konsep kendaraan listrik hibrida plug-in (PHEV) yang berbeda: Terrano PHEV dan Urban SUV PHEV. Peluncuran ganda ini menandakan dorongan strategis untuk menangkap berbagai segmen pasar Tiongkok, mulai dari pencari petualangan hingga pengemudi perkotaan yang sadar akan gaya.

Kembalinya Legenda: Terrano PHEV

Yang paling menonjol adalah Terrano PHEV, sebuah konsep yang memberikan kehidupan baru ke dalam papan nama klasik. Awalnya digunakan pada tahun 1980an dan 1990an untuk versi Nissan Pathfinder yang dijual di luar Amerika Serikat, julukan “Terrano” kini mewakili era baru kemampuan off-road.

Konsep ini didefinisikan oleh estetika berbentuk kotak dan kokoh yang dirancang untuk penggunaan serius di segala medan. Fitur desain utama meliputi:
Geometri Bertujuan: Ujung depan tegak dan overhang pendek untuk meningkatkan sudut pendekatan dan keberangkatan.
Utilitas Off-Road: Pelat selip terintegrasi, kait derek, ban cadangan yang dipasang di belakang, dan tangga atap yang fungsional.
Pencahayaan Khas: Lampu depan LED berbentuk persegi panjang dilengkapi dengan lampu beraksen kuning unik di kap mesin dan rak atap.
Tenaga Hibrid: Meskipun spesifikasi teknis spesifiknya masih dirahasiakan, kendaraan ini menggunakan powertrain hibrid plug-in untuk menyeimbangkan tenaga dan efisiensi.

Menargetkan Demografi Perkotaan: SUV Perkotaan PHEV

Berbeda dengan Terrano yang kokoh, Urban SUV PHEV dirancang untuk jalanan beraspal di kota metropolitan modern. Ditujukan khusus untuk konsumen muda Tiongkok, konsep ini mengutamakan kehalusan dan aerodinamis dibandingkan ketangguhan.

Urban SUV memiliki bodi yang lebih mulus dengan bagian depan minimalis tanpa gril tradisional yang menonjol. Bahasa desainnya mengambil inspirasi dari NX8—SUV listrik dan PHEV yang sudah ada di Tiongkok—dan dilengkapi spoiler belakang besar dengan pencahayaan LED horizontal yang membentang sepanjang kendaraan.

Konteks Strategis: Mengapa Ini Penting

Langkah Nissan ini merupakan bagian dari tren yang lebih luas di mana produsen menggunakan pasar Tiongkok tidak hanya sebagai tujuan penjualan, namun juga sebagai pusat utama untuk inovasi dan pengembangan produk. Dengan meluncurkan konsep ini di Beijing, Nissan menunjukkan niatnya untuk mendominasi segmen PHEV yang berkembang pesat di wilayah tersebut.

Selain itu, meskipun model-model tersebut saat ini ditujukan untuk Tiongkok, model-model tersebut mempunyai minat yang signifikan terhadap pasar global. Ada spekulasi bahwa Terrano dapat mempengaruhi jajaran SUV body-on-frame Nissan yang lebih luas, dan berpotensi menjadi penerus Pathfinder atau Xterra generasi berikutnya.

Melihat ke Depan

Nissan telah mengonfirmasi bahwa kedua konsep tersebut lebih dari sekedar pameran; Versi produksi kedua model diperkirakan akan debut di Tiongkok pada tahun depan. Ini adalah bagian dari peta jalan yang lebih besar, karena perusahaan berencana untuk memperkenalkan tiga model PHEV atau listrik tambahan di pasar Tiongkok dalam jangka waktu yang sama.

Nissan memposisikan Tiongkok sebagai mesin ganda untuk masa depannya: pasar domestik yang sangat kompetitif dan sumber penting inovasi global.

Singkatnya, Nissan secara agresif memperluas portofolio kendaraan listriknya dengan dua model khusus PHEV, memanfaatkan kebangkitan nama Terrano untuk menjembatani warisannya dengan masa depan hybrid berteknologi tinggi.