Kesalahan Kamera Kecepatan Menyebabkan Ribuan Denda yang Salah di Inggris

13

Ribuan pengemudi di Inggris dihukum karena ngebut karena kerusakan teknis pada sistem kamera kecepatan nasional. Jalan Raya Nasional telah mengonfirmasi bahwa lebih dari 2.650 pengendara menerima denda dan poin izin karena kesalahan sejak tahun 2021. Masalah ini berasal dari keterlambatan dalam memperbarui ambang batas kamera ketika batas kecepatan variabel berubah di jalan raya A dan jalan raya.

Sifat Kesalahan

Masalah muncul karena kamera menjadi lambat untuk menyesuaikan kecepatan deteksinya setelah batas yang dipasang ditingkatkan. Hal ini berarti pengemudi tetap dianggap ngebut meski batas kecepatan telah dinaikkan. National Highways menggambarkan hal ini sebagai penundaan yang “sedikit”, namun dampaknya terhadap pengemudi sangat besar.

Skala dan Respon

Meskipun lembaga tersebut mengklaim bahwa kesalahan tersebut berdampak pada rata-rata kurang dari dua pengemudi per hari, jumlah kumulatif mereka yang terkena sanksi yang salah sangatlah signifikan. Pengemudi kini akan menerima pengembalian dana penuh atas denda yang telah dibayarkan dan poin yang salah akan dihapus dari SIM mereka. National Highways menyatakan bahwa mereka secara proaktif menghubungi semua orang yang terkena dampak untuk memperbaiki situasi tersebut.

Tindakan Korektif

Untuk mencegah terulangnya kembali, National Highways telah mengembangkan pemeriksaan data untuk memastikan penuntutan di masa depan akurat. Mereka bekerja sama dengan kepolisian untuk segera menerapkan perbaikan ini. Insiden ini menyoroti potensi kesalahan manusia atau teknis dalam sistem penegakan hukum otomatis, meskipun sistem tersebut dirancang untuk keselamatan publik.

Masalah ini menggarisbawahi perlunya pemantauan terus-menerus dan peningkatan sistem otomatis, karena kesalahan teknis sekecil apa pun dapat mengakibatkan hukuman yang luas dan tidak adil.

Badan tersebut telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada pengemudi yang terkena dampak dan memastikan bahwa tindakan telah diambil untuk menghindari kesalahan serupa di masa depan.