Hyundai Mengincar Desain EV yang Kohesif dengan Tetap Mempertahankan Identitas Unik

15

Hyundai bergerak menuju bahasa desain yang lebih terpadu di seluruh jajaran kendaraan listrik (EV)-nya, dengan tujuan menciptakan tampilan “keluarga” yang lebih kuat. Namun, pabrikan mobil tersebut akan menghindari pendekatan cookiecutter, dengan mempertahankan karakter berbeda dari setiap model yang telah menjadi ciri khas desain terbarunya.

Menyeimbangkan Identitas dan Kohesi

Menurut Xavier Martinet, CEO Hyundai Eropa, perusahaan menyadari kurangnya konsistensi visual pada kendaraannya. Meskipun model memiliki isyarat halus seperti pencahayaan bergaya piksel, bahasa desain menyeluruh yang lebih jelas akan diperkenalkan pada rilis mendatang. Pergeseran ini terjadi ketika para pesaing semakin menstandardisasi desain kendaraan listrik mereka, sehingga diferensiasi menjadi penting.

“Mungkin di masa lalu, tidak ada rasa kekeluargaan yang sistematis di antara kendaraan kami… Ini adalah sesuatu yang sedang kami kerjakan, tapi kami tidak akan pernah menggunakan ‘mesin fotokopi’ dan melakukan sebaliknya.”

Martinet menekankan bahwa Hyundai tidak akan meninggalkan strategi “bidak catur”, di mana setiap model mempertahankan identitas yang sangat berbeda. Tujuannya adalah untuk menciptakan rasa memiliki merek tanpa mengorbankan individualitas. Ini adalah keseimbangan yang rumit; pelanggan menginginkan merek yang dapat dikenali, tetapi juga kendaraan unik yang menarik selera tertentu.

Tren Desain dan Prioritas Pasar

Strategi Hyundai selaras dengan tren industri yang lebih luas. Kendaraan listrik sering kali dipandang sebagai papan tulis kosong, sehingga memungkinkan pembuat mobil bereksperimen dengan desain yang berani. Namun, banyak merek yang berisiko berbaur dengan orang lain dengan bentuk aerodinamis dan estetika minimalis yang serupa. Pendekatan Hyundai bertujuan untuk menonjol dengan menggabungkan desain mencolok dengan identitas merek yang dapat dikenali.

Prototipe awal Bayon dan Tucson baru menunjukkan tren desain gaya 4×4 yang lebih tebal untuk model crossover dan SUV Hyundai. Kendaraan dengan posisi lebih rendah, seperti hatchback Ioniq 3 mendatang, dapat mengadopsi siluet yang lebih ramping. Pergeseran ini mencerminkan prioritas pelanggan: Martinet menyatakan bahwa desain dan harga tetap menjadi dua faktor pengambilan keputusan utama, meskipun kepentingan relatifnya berbeda-beda menurut segmen.

Masa Depan Desain Hyundai

Strategi desain Hyundai adalah langkah yang diperhitungkan untuk merebut pangsa pasar dalam lanskap kendaraan listrik yang kompetitif. Dengan mempertahankan identitas model yang berbeda sekaligus memperkuat kohesi merek, produsen mobil ini bertujuan untuk menarik lebih banyak pelanggan. Pendekatan ini mengakui bahwa individualitas dan kepemilikan sama-sama penting bagi kesuksesan di pasar otomotif modern.

Komitmen perusahaan terhadap inovasi yang didorong oleh desain menunjukkan bahwa Hyundai bermaksud untuk tetap menjadi kekuatan yang disruptif, dengan menawarkan kendaraan yang menonjol dari semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik.