Hyundai dilaporkan telah membatalkan rencana untuk melakukan facelift paruh baya pada SUV Kona yang populer, alih-alih mempercepat pengembangan model generasi berikutnya, yang diperkirakan akan hadir di ruang pamer pada tahun 2028. Keputusan ini menandai penyimpangan dari siklus pembaruan merek yang biasa, di mana facelift biasanya terjadi tiga tahun setelah peluncuran awal kendaraan.
Kinerja dan Posisi Pasar Kona yang Kuat
Kona saat ini menjadi model terlaris Hyundai di Australia dan mendominasi segmen SUV kecil, mengungguli pesaingnya seperti Toyota Corolla Cross dan Nissan Qashqai. Pada tahun 2025, ia memimpin seluruh penjualan Hyundai dan mengamankan posisi teratas di antara SUV kecil, mengalahkan pesaing seperti Chery Tiggo 4 dan MG ZS. Model generasi kedua saat ini diluncurkan pada tahun 2023, membuat facelift pada tahun 2026 tampak logis – tetapi Hyundai telah memilih jalan yang berbeda.
Pergeseran Strategi
Menurut Blog Mobil Korea, Hyundai akan mengabaikan pembaruan paruh baya yang khas, dengan memprioritaskan kedatangan Kona (“SX3”) generasi ketiga. Hal ini menunjukkan lini waktu pengembangan produk yang lebih agresif, kemungkinan didorong oleh tekanan pasar atau perubahan strategis internal.
Evolusi Desain: Sudut dan Berotot
Spy shot awal, melalui Shorts Car, mengungkapkan desain SX3 yang jauh lebih berani. Kona baru tampak lebih besar, lebih bersudut, dan tidak terlalu membulat dibandingkan model saat ini. Hal ini sejalan dengan bahasa desain “Art of Steel” Hyundai yang sedang berkembang, yang telah dipratinjau dalam konsep seperti Hyundai Crater 2025 dan Venue facelift yang akan datang.
Fitur Desain Utama
- Garis atap miring yang terinspirasi dari Konsep Kawah
- Garis agresif dan spatbor yang lebih penuh untuk tampilan lebih kokoh
- Desain pegangan pintu baru, side skirt, dan spoiler atap terintegrasi
Estetika Kona baru menunjukkan perubahan yang jelas dari pendahulunya yang lebih lembut dan mudah didekati.
Pembaruan Interior dan Teknologi
Interiornya juga diharapkan mencerminkan isyarat desain Crater Concept. SX3 kemungkinan akan menampilkan sistem infotainment Pleos Connect baru dari Hyundai Motor Group. Opsi powertrain akan mencakup konfigurasi bensin, hibrida, dan listrik yang sudah ada, dengan potensi penambahan teknologi kendaraan listrik jarak jauh (EREV).
Strategi Hyundai yang Lebih Luas
Langkah ini sejalan dengan strategi produk Hyundai yang lebih luas, yang diumumkan pada tahun 2024, yang mencakup peluncuran lebih dari 18 model hybrid pada tahun 2030 dan memperluas jajaran performa N-nya. Perusahaan juga berencana memperkenalkan pikap ukuran menengah, dengan potensi ketersediaan di Australia. Hyundai menargetkan mencapai 5,55 juta penjualan global pada tahun 2030.
Keputusan untuk melewatkan facelift pada Kona dan mempercepat model generasi berikutnya menggarisbawahi komitmen Hyundai terhadap iterasi produk yang cepat dan positioning pasar yang agresif. Pergeseran dalam bahasa desain dan pilihan powertrain menunjukkan langkah maju yang berani untuk salah satu kendaraan paling sukses dari merek tersebut.






















