BYD, pabrikan otomotif terkemuka Tiongkok, telah meluncurkan SUV terbesarnya hingga saat ini: Great Tang. Kendaraan ini memposisikan merek tersebut langsung ke pasar Tiongkok yang sedang booming untuk SUV listrik besar, sektor yang saat ini didominasi oleh pesaing seperti Xpeng dan Li Auto. Peluncuran ini dilakukan melalui pengajuan ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT), yang mengonfirmasi spesifikasi utama dan detail desain.
Ukuran dan Dimensi
Tang Besar adalah kendaraan besar, berukuran panjang antara 5,26 dan 5,3 meter, lebar 1,99 meter, dan tinggi hingga 1,89 meter, dengan jarak sumbu roda 3,13 meter. Ini membuatnya lebih besar dari model populer seperti Toyota LandCruiser 300 Series, menunjukkan ambisi BYD untuk bersaing di segmen SUV premium. Meskipun tidak sebanding dengan ukuran Yangwang U8 yang mewah dari BYD, Tang Besar memperkuat posisi BYD sebagai pemain utama dalam kendaraan listrik format besar.
Opsi Powertrain
Great Tang akan menawarkan berbagai konfigurasi powertrain, termasuk opsi motor tunggal dengan output 300kW dan 370kW, serta pengaturan motor ganda yang menggabungkan motor depan 215kW dan motor belakang 370kW. Semua varian akan menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) khas BYD, meskipun rincian kapasitas spesifiknya masih dirahasiakan. Bobot trotoar berkisar antara 2,64 hingga 2,97 ton, tergantung konfigurasi yang dipilih.
Desain dan Fitur
Secara gaya, Great Tang memiliki kesamaan desain dengan kendaraan seri BYD Dynasty lainnya, seperti Tang L (dijual sebagai Sealion 8 di beberapa pasar). Ini termasuk trim depan lebar penuh yang dilengkapi lampu depan, gagang pintu pop-out, dan bilah lampu belakang lebar penuh. Namun, ia membedakan dirinya dengan siluet kotak, profil samping yang bersih, dan garis jendela belakang yang melengkung. Pengajuan MIIT juga menampilkan berbagai desain roda, termasuk gaya monoblok yang mencolok. Detail interiornya belum dirilis.
Pemosisian dan Peluncuran Pasar
Great Tang dijadwalkan untuk diluncurkan secara resmi di Tiongkok pada paruh pertama tahun 2026. Ia akan bersaing langsung dengan model seperti Xpeng GX, Li Auto L9, dan Aito M9, yang semuanya merupakan pilihan populer di kalangan konsumen Tiongkok. Jajaran BYD saat ini terbagi antara seri model Dynasty dan Ocean, dengan beberapa kendaraan Dynasty diganti namanya menjadi model Ocean untuk pasar internasional.
Yang masih menjadi pertanyaan apakah BYD akan memboyong SUV andalannya ini ke pasar di luar China. Merek tersebut baru-baru ini meluncurkan sub-merek premium Denza, yang menampilkan SUV hybrid plug-in besar seperti N8L dan N9. Hal ini mungkin mempengaruhi keputusan BYD, karena Tang Besar berpotensi tumpang tindih dengan penawaran Denza.
Peluncuran The Great Tang menunjukkan evolusi pesat pasar kendaraan listrik Tiongkok, di mana produsen semakin fokus pada kendaraan listrik yang lebih besar dan mewah untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat. Persaingan di antara merek-merek ini kemungkinan besar akan mendorong inovasi dan menurunkan harga, sehingga menguntungkan konsumen dalam jangka panjang.























