BYD, raksasa otomotif dan baterai Tiongkok, akan memperkenalkan jaringan “Flash Charging” 1.500kW yang revolusioner ke pasar Inggris pada musim panas ini. Perusahaan akan meninjau teknologinya di sebuah acara di Paris bulan depan, menunjukkan kecepatan yang jauh melebihi standar saat ini. Langkah ini mewakili lompatan maju yang signifikan dalam infrastruktur kendaraan listrik dan dapat mengubah lanskap pengisian daya.
Revolusi Kecepatan: Lima Menit hingga 70%
Sistem Pengisian Daya Flash BYD menjanjikan waktu pengisian daya yang luar biasa: 10 hingga 70% hanya dalam lima menit untuk kendaraan premium seperti Denza Z9GT. Pengisian penuh hingga 97% hanya membutuhkan waktu sembilan menit, bahkan dalam kondisi suhu di bawah nol derajat (12 menit pada suhu -30°C). Untuk konteksnya, pengisi daya cepat terkemuka saat ini membutuhkan waktu lebih dari 20 menit untuk tingkat pengisian daya yang sama.
Kuncinya terletak pada teknologi berpendingin cairan dari BYD, yang empat kali lebih cepat dibandingkan pengisi daya 350kW yang umum di Inggris. Perusahaan ini telah mengoperasikan lebih dari 4.000 stasiun di Tiongkok dan berencana menyebarkan 20.000 stasiun pada akhir tahun, dengan setidaknya 200-300 stasiun dijadwalkan di Inggris pada tahun 2026.
Power Grid Bypass: Baterai sebagai Solusinya
Kendala utama dalam pengisian daya ultra cepat adalah kapasitas jaringan listrik. BYD bermaksud untuk menghindari hal ini dengan menerapkan sistem penyimpanan baterai di samping stasiun Pengisian Flash miliknya. Alih-alih melakukan peningkatan jaringan listrik yang mahal dan memakan waktu, baterai akan menyediakan lonjakan listrik yang diperlukan sesuai permintaan.
Menurut country manager BYD di Inggris, Bono Ge, pendekatan ini akan membuat penerapan jauh lebih cepat dan murah. “Kami tidak perlu meningkatkan pasokan listrik Anda… kami dapat memasang pengisi daya dengan lebih cepat.” Perusahaan ini bertujuan untuk melemahkan pesaing dalam hal harga, dengan potensi mengenakan biaya hanya 60p per kWh dibandingkan rata-rata 89p saat ini.
Jaringan Pengisian Flash: Sebuah Merek Terpisah
Berbeda dengan jaringan Supercharger bermerek Tesla, stasiun BYD akan beroperasi dengan nama sederhana “Flash Charging”. Penggunaan awalnya akan dibatasi untuk driver BYD sebelum dibuka untuk semua merek. Z9GT, yang diluncurkan di Eropa pada musim panas ini dan Inggris setelahnya, akan menjadi kendaraan pertama yang memamerkan Blade Battery 2.0 baru, yang memungkinkan jangkauan lebih dari 621 mil dan kompatibilitas kecepatan tinggi.
Mengapa Ini Penting: Masa Depan Adopsi EV
Pengisian daya ultra-cepat mengatasi hambatan utama dalam penerapan kendaraan listrik: kecemasan akan jangkauan dan waktu tunggu yang lama. Pendekatan BYD, yang menggabungkan pengisian cepat dengan penyimpanan energi di lokasi, menawarkan solusi yang tepat untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur. Keahlian baterai perusahaan, yang telah diasah selama 30 tahun, menempatkannya sebagai pemain tangguh dalam perlombaan pengisian daya global.
Perkembangan ini bukan hanya tentang pengisian daya yang lebih cepat; ini tentang membuat kendaraan listrik lebih praktis dan kompetitif dengan kendaraan berbahan bakar bensin. Pertanyaannya sekarang adalah apakah BYD dapat melaksanakan rencana peluncuran ambisiusnya secara efisien dan dalam skala besar.






















