BYD Atto 3 Evo yang diperbarui mewakili langkah maju yang signifikan bagi produsen mobil Tiongkok di pasar Inggris, menawarkan peningkatan jangkauan, pengisian daya lebih cepat, dan teknologi yang ditingkatkan. Namun, meski peningkatan tersebut disambut baik, kendaraan ini masih belum mampu memberikan pengalaman premium yang dibanderol dengan harga hampir £43.000.
Pertumbuhan Pesat di Pasar Kompetitif
Kedatangan BYD di Inggris tiga tahun lalu sungguh luar biasa. Perusahaan ini dengan cepat memantapkan dirinya sebagai pemain utama, melampaui merek-merek mapan seperti Citroen dan Dacia dalam hal volume penjualan. Ekspansi agresif ini, dengan lebih dari 130 dealer dan 51.000 mobil terjual pada tahun 2025 saja, menyoroti ambisi merek dan penetrasi pasar yang cepat. Atto 3 Evo adalah bagian dari dorongan ini, melanjutkan kesuksesan Atto 3 asli, kini dengan peningkatan substansial.
Powertrain dan Peningkatan Performa
Perubahan paling menonjol adalah baterai baru 74,8 kWh, yang meningkatkan jangkauan mobil dari 260 menjadi 316 mil. Meskipun bukan yang terdepan di kelasnya—saingannya seperti Renault Scenic menawarkan jarak tempuh hingga 381 mil—peningkatannya cukup besar. Lebih penting lagi, Evo kini dilengkapi sistem kelistrikan 800V, memungkinkan kecepatan pengisian daya hingga 220kW. Hal ini memangkas waktu pengisian daya dari 10% menjadi 80% menjadi hanya 25 menit, sebuah keuntungan signifikan dibandingkan model aslinya yang lebih lambat yaitu 110kW.
Opsi powertrainnya juga lebih bertenaga. Model dasar sekarang menghasilkan 303bhp, memotong waktu 0-100 km/jam menjadi 5,5 detik. Varian penggerak semua roda bermesin ganda bahkan lebih maju lagi, menghasilkan tenaga 443bhp dan torsi 560Nm. Hal ini memungkinkan akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 3,9 detik, menyamai akselerasi Porsche 911 Carrera.
Dinamika Berkendara dan Masalah Penanganan
Terlepas dari tenaganya yang besar, Atto 3 Evo berjuang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih baik. Sasisnya, meski ditingkatkan dengan suspensi belakang lima link yang lebih canggih, terasa kewalahan dengan performanya. Mobil tersebut tidak memiliki karakteristik penanganan yang sesuai seperti yang ditemukan pada pesaing seperti Tesla Model Y Performance, sehingga menghasilkan kualitas pengendaraan yang tidak stabil dan kemudi yang tidak jelas.
Varian motor ganda bertenaga tinggi paling menderita akibat hal ini. Tenaga mobil yang berlebihan sulit dikendalikan sehingga mudah melampaui batas kecepatan secara tidak sengaja. Meskipun pengendaraannya bagus dalam meredam lubang, namun secara keseluruhan terasa tidak nyaman dan menakutkan, dengan body roll saat menikung.
Peningkatan Interior dan Teknologi
Di dalam, Atto 3 Evo telah didesain ulang untuk mengurangi beberapa pilihan desain asli yang lebih terpolarisasi. Dasbor yang beriak hilang, digantikan dengan tata letak yang lebih konservatif. Layar driver yang lebih besar yaitu 8,8 inci dan layar sentuh berukuran besar 15,6 inci kini menjadi standar. Sistem infotainmen kini menyertakan Google Maps bawaan dan akses ke Google Play Store, sehingga meningkatkan kegunaannya.
Peningkatan interior lainnya mencakup peningkatan sandaran kepala dan konsol tengah yang didesain ulang dengan pemilih gigi yang dipasang di kolom, sehingga menciptakan lebih banyak ruang penyimpanan. Kualitas pembuatannya tetap beragam, dengan beberapa bahan dengan sentuhan lembut diimbangi dengan plastik murah dan kulit imitasi. Namun, tempat duduk baris kedua menawarkan ruang yang cukup luas, dan kapasitas bagasi ditingkatkan menjadi 490 liter (1.390 liter dengan jok diturunkan), menjadikannya kompetitif di kelasnya.
Pertimbangan Nilai dan Harga
Model Desain penggerak belakang dasar mulai dari £38.990, membuatnya sejalan dengan model kelas menengah Skoda Elroq atau Renault Scenic. Varian Excellence AWD dengan spesifikasi lebih tinggi berharga hampir £43.000, menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Tesla Model Y. Namun, Atto 3 Evo tidak memberikan tingkat kehalusan, teknologi, atau kenikmatan berkendara yang sama untuk harganya.
Putusan Akhir
BYD Atto 3 Evo menawarkan peningkatan substansial dibandingkan pendahulunya, terutama dalam jangkauan dan kecepatan pengisian daya. Namun, mobil ini masih belum memiliki kecanggihan dan dinamika berkendara yang diperlukan untuk membenarkan label harganya yang mahal. Model penggerak belakang menawarkan nilai yang lebih baik, tetapi kualitas kendaranya sedikit lebih buruk. Pada akhirnya, Atto 3 Evo adalah SUV keluarga yang solid namun biasa-biasa saja yang memerlukan penyempurnaan lebih lanjut agar benar-benar bersaing dengan rival yang sudah mapan.
